Tampilkan postingan dengan label handphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label handphone. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2019

Beli Nokia 3.1 Plus, Dapat Apa Saja?



Nokia melalui HMD Global mengeluarkan handphone sebagai penerus Nokia 3, namanya Nokia 3.1 Plus. Handphone ini membawa peningkatan dari seri sebelumnya. Fitur atau spesifikasi yang membedakan dengan Nokia 3 yaitu untuk Nokia 3.1 Plus bisa untuk 3 sim card, body belakangnya sekarang sudah terbuat dari aluminium, ukuran layar Nokia 3.1 Plus ini 6 inchi -Nokia 3 cuma 5 inchi-, rasio layarnya sekarang 18:9 268 ppi density dengan resolusi layar 720x1440 pixels, Nokia 3.1 Plus menggunakan prosesor Mediatek MT6762 Helio P22 (12 nm) -Nokia 3 pakai Mediatek MT6737 (28 nm)-, bisa menambahkan memori eksternal sampai 400GB -Nokia 3 bisa menambahkan memori sampai 256GB-, RAM-nya sekarang 3GB dan memori internalnya 32GB, kamera belakangnya sekarang sudah dual kamera 13MP dan 5MP dilengkapi dengan LED flash.



Nokia 3.1 Plus bergaransi resmi bisa didapatkan di beberapa situs ecommerce Indonesia seperti bukalapak, tokopedia, erafone, dan lain-lain. Harga awal ketika pertama kali dikenal adalah Rp 2.399.000, sekarang ini harga official-nya menjadi 1.999.000. Terjadi penurunan harga kemungkinan karena adanya persaingan di kelas mid-range, beberapa saat setelah Nokia 3.1 Plus dikenalkan, merek sebelah juga launching produk barunya. Kalau mau mencari di bukalapak atau tokopedia, harga Nokia 3.1 Plus bisa lebih murah harganya. Saya membeli di tokopedia dengan harga Rp 1.700.000 saja, tapi sebelum membeli pastikan dulu ke penjualnya dengan chat penjual jika Nokia 3.1 Plus yang mereka jual benar-benar bergaransi resmi dari Nokia. Jangan tergiur harga yang sangat murah ya... apalagi kalau harganya bisa setengahnya dari harga resmi, kemungkinan besar itu penipuan, ataupun jika produk pesanan dikirim, produknya tidak sesuai dengan yang diharapkan, dikirim kotak handphone-nya saja misalnya.

 

Saya pada awalnya mau membeli Nokia 3.1 Plus warna baltic, penjualnya bilang untuk warna baltic ready stock dan bergaransi resmi, tetapi... setelah pembayaran saya selesaikan, ternyata warna baltic-nya kosong dan penjual menawarkan warna biru, dengan sedikit menyesal saya menerima tawaran dari penjual. Dua hari setelah penjual mengirim orderan saya, Nokia 3.1 Plus pesanan saya akhirnya datang. Setelah paket datang langsung saja saya buka paketnya. Di dalam kotak atau box Nokia 3.1 Plus yang berwarna biru, selain mendapatkan gadget-nya, ada juga kabel data dan adaptornya -kepala charger-, earphone model klasik. Ada juga kartu garansi dan Buku manual. Adaptor, kabel data, dan earphone semuanya warna hitam. Selain itu ada juga bonus kartu indosat yang gratis unlimited youtube dan aplikasi sosmed, tetapi syaratya harus isi pulsa dulu sebesar 25ribu saja.

 

Nokia 3.1 Plus dilihat secara fisik sangat menarik. Back case atau casing belakangnya berwarna biru tua doff, terbuat dari aluminium tetapi tidak licin. Nokia memang terkenal dengan built quality yang sangat bagus, begitu juga dengan Nokia 3.1 Plus ini, bagian-bagian Nokia 3.1 Plus dirakit sangat rapi. Walaupun dengan bentang layar yang cukup lebar seluas 6 inchi, tetapi bobot Nokia 3.1 Plus cukup ringan bila dibandingkan dengan gadget merek sebelah dengan luas layar yang sama. Tidak ada tombol fisik di bagian depan layar, navigasi ada di layar. Di bagian atas ada kamera depan 8MP f/2.2 tanpa LED flash, microphone, dan tulisan Nokia. Nokia 3.1 Plus tidak mengikuti tren poni, tetapi itu yang membuat saya suka, walaupun begitu bezel atas dan bawahnya menurut saya tidak terlalu tebal.

 

Kabel data Nokia 3.1 Plus masih menggunakan colokan type micro USB 2.0, support flashdisk OTG sehingga bisa transfer data dari flasdisk. Panjang kabel data dalam paket penjualan 1 meter. Adaptor Nokia 3.1 Plus punya output 2A dengan daya 5 volt. Nokia 3.1 Plus sudah mendukung Bluetooth 4.1 Baterai Nokia 3.1 Plus jenis Li-on dengan kapasitas 3500 mAh, kuat keharian penuh sekali isi.

 

Minggu, 26 April 2015

Service Center GMT Semarang

Cerita berawal ketika ponsel yang baru beberapa minggu saya beli dari sebuah situs online tiba-tiba error, tidak bisa hidup hanya muncul logo MI. Sudah coba masuk recovery mode atau pun fastboot mode, tapi semua sia-sia. Contohnya, saya bisa masuk menu fastboot tapi gadget tidak terdeteksi di komputer, padahal driver dan software yang diperlukan untuk melakukan fastboot sudah terinstall di komputer. Sudah mengikuti berbagai petunjuk melakukan fastboot yang ada di internet. Tapi semua berakhir sia-sia. Gadget yang saya maksud adalah Redmi Note 4G 2GB RAM, garansi 1 tahun distributor.

Senin, 11 Maret 2013

Jadikan mp3 Sebagai Nada Dering di HTC 8X Windows Phone 8


Untuk saat ini, menjadikan musik format mp3 menjadi nada dering atau nada panggil smartphone untuk HTC 8X Windows Phone 8 belum bisa, entah kalau smartphone keluaran produsen lain. Yang punya Nokia Lumia bisa berbagi, apakah smartphonenya yang ber-OS Windows Phone bisa menjadikan mp3 sebagai nada dering?

Tapi jangan berkecil hati atau mati gaya, karena kita masih bisa menggunakan musik sekelas mp3 sebagai nada panggil atau nada dering smartphone kita. Cukup dengan install aplikasi ringtone, bisa search dengan kata kunci ringtone. Yup! Syaratnya memang harus install aplikasi pendownload ringtone atau pemutar ringtone untuk bisa menggunakannya sebagai nada dering atau nada panggil. Di Store Windows Phone banyak aplikasi ringtone ini.

Kalau kalian mau membuat ringtone sendiri, mungkin mau merekam suaranya sendiri :)) bisa menggunakan aplikasi buatan microsoft sendiri. Nama aplikasinya Windows Phone Insider. Di aplikasi ini, tidak cuma disediakan alat untuk merekam ringtone, ada juga ringtone yang sudah jadi. Selain itu, di aplikasi Windows Phone Insider juga menyajikan berita resmi dari blog Windows Phone, yang berisi tentang aplikasi atau game baru, update aplikasi atau game. Ada juga walpaper dan tulisan tentang tips dan trik menggunakan Windows Phone.

 Tetapi. Ini yang bikin nelongso kalau bahasa jawanya, kalau bahasa Indonesianya ya bikin kecewa. Tahu kan yang saya bahas di atas itu tentang aplikasi ringtone. Sedangkan yang namanya ringtone itu kan terbatas, dan aplikasi Windows Phone Insider di atas hanya bisa membuat ringtone berdurasi 39 detik saja. Namanya juga ringtone.

Kedepannya, semoga saja Microsoft berbaik hati melakukan update OS Windows Phone yang bisa menjadikan mp3 sebagai nada dering atau nada panggil

Rabu, 02 Mei 2012

Fitur Andalan OS BlackBerry 10

Dalam perhelatan BlackBerry World di Orlando, Amerika Serikat, Selasa lalu RIM mendemonstrasikan beberapa fitur baru di BB10. CEO RIM Thorsten Heins lebih menekankan penggunaan sistem operasi itu dalam hal aplikasi dan multitasking. Fitur-fitur baru pada BB10 yaitu :

Berpindah aplikasi secara langsung
Salah satu hal yang paling membedakan BB10 dengan sistem operasi BlackBerry sebelumnya, yaitu pengguna yang ingin beralih aplikasi tidak harus kembali terlebih dahulu ke tampilan layar utama.

Pengguna dapat melihat dan memilih aplikasi yang berjalan di background dengan cara menarik menu dan window dari samping layar. Perpindahan antar aplikasi dengan "smooth", tanpa jeda.

Seperti terlihat pada gambar di atas, Anda bisa membuka inbox, isi pesan, dan lampirannya (file PDF) dalam satu tumpukan yang tertata rapih. Semuanya dapat ditarik sesuai keinginan Anda.


Kalau dilihat, fitur ini seperti OS desktop kebanyakan




Software kamera "mesin waktu"
Jika Anda memotret seorang teman dengan senyum yang indah dan pencahayaan yang baik, namun kelopak matanya tertutup sehingga merusak estetika foto, apakah Anda akan menghapus foto tersebut?

Dengan software kamera di BB10, Anda tak perlu menghapus foto tersebut karena Anda bisa mengembalikan waktu untuk memilih gambar terbaik ketika kelopak mata teman belum tertutup, bahkan ketika Anda belum menekan tombol rana. Ya, software kamera ini memang seperti mesin waktu di mana Anda dapat mengembalikan momen.

Besar kemungkinan, software kamera BB10 sudah merekam gambar beberapa saat sebelum tombol rana ditekan.

Keyboard virtual "pintar"
Saat keyboard virtual BB10 digunakan untuk mengetik, keyboard akan memprediksi kata berikutnya yang akan Anda ketik. Kata-kata prediksi yang disebut RIM sebagai word suggestions ini, akan muncul di atas tombol huruf awal kata tersebut.

Jika Anda ingin menggunakan kata prediksi itu, maka tinggal menyentuh sambil menariknya ke atas. Jumlah kata prediksi yang muncul akan berbeda setiap waktunya, bisa 3 kata, 5 kata, atau bahkan lebih.

Nampaknya, BB10 memang didesain untuk menandingi iPhone, Android dan Windows Phone yang didominasi oleh perangkat berlayar sentuh.

Pihak RIM mengatakan, BB10 akan tersedia pada akhir tahun 2012. RIM telah memastikan bahwa tablet BlackBerry PlayBook akan mendapat BB10.

Namun, RIM belum mengumumkan smartphone BlackBerry tipe apa saja yang mendukung dan bisa di-upgrade ke BlackBerry 10.

sumber : kompas tekno

Sabtu, 08 Oktober 2011

Nokia C5-06 dan C5-05


Segmen pasar menengah kebawah tak bisa dipungkiri masih menjadi lahan subur bagi para vendor ponsel. Tak terkecuali bagi Nokia, yang meskipun sudah fokus pada smartphone berbasis Windows Phone, terbukti masih berusaha mengakomodasi kebutuhan para penikmat teknologi seluler di ceruk pasar tersebut.

Sebagai bukti, baru-baru ini pada situs Nokia Eropa dijumpai sepasang ponsel Nokia baru, yang merupakan varian dari produk terdahulu Nokia C5-03. Label yang dikenakan kedua ponsel baru tersebut yakni Nokia C5-06 dan Nokia C5-05. Untuk model C5-05 memiliki nama lain C5-04, dimana seri C5-04 hanya diperuntukkan bagi pasar Kanada.


Melihat fasilitas serta fitur yang diperlihatkan kedua ponsel ini tampaknya diposisikan sebagai versi murah dari Nokia C5-03. Sebut saja kamera, yang sebatas melengkapkan resolusi 2 MP, dimana pada model C5-03 sudah kelas 5 MP. Tak hanya itu, bila Nokia C5-03 sudah mendukung network 3G maka keduanya (C5-05 dan C5-06) malah cuma sebatas 2G.

Sistem operasi keduanya mengadopsi Symbian S60, dengan prosesor 600 MHz, RAM 128MB, ROM 256MB dan layar sentuh resistif 3,2 inci pada kepadatan 360x640 piksel. Kemampuan konektivitas Nokia C5-05 dan C5-06 diantaranya Bluetooth 2.1, jack audio 3,5mm dan port microUSB untuk akses isi daya (charge).

Sayangnya, baik Nokia C5-05 maupun C5-06 tak didukung fitur Wi-Fi. Padahal fasilitas ini sudah sepantasnya menjadi fitur wajib di ponsel pintar. Untuk harga belum ada keterangan pasti, yang jelas adalah dibawah harga Nokia C5-03, yng saat ini di kisaran Rp 1,5 juta.

sumber : tabloid pulsa

Sabtu, 19 Maret 2011

Nokia X1-00, Si Oranye yang Menghentak!

Oranye dan menghentak. Apakah itu? Dialah Nokia X1-00, ponsel Nokia yang mengusung fitur musik yang menghibur. Tapi kenapa harus orange, bukankah orange itu identik dengan ponsel walkman sony ericsson, apakah ingin menyaingi sony ericsson? kita tunggu saja beritanya.

Nokia X1-00 dilengkapi speaker super besar di bagian belakangnya. Speaker jumbo inilah yang ditengarai mampu menghasilkan suara nyaring sebesar 106 phon yang konon sanggup menggetarkan kaca-kaca jendela.

Namun, Nokia tentu saja telah mempertimbangkan agar suara yang dihasilkan terbebas dari distorsi meski digeber pada volume tinggi.

Untuk memuaskan penggunanya, disediakan audio jack 3.5mm sehingga dapat dihubungkan ke speaker atau headphone juga radio FM terpadu untuk mengakses berita dan hiburan. Fitur musik pada ponsel ini memiliki tiga tombol khusus dan satu tombol tunggal untuk menciptakan kreasi musik sendiri.

Ponsel musik berdimensi 112.2 x 47.3 x 16mm dengan bobot 91g itu juga didukung dengan kartu memori MicroSD untuk penyimpanan ekstra hingga 16GB.

Nokia X1-00 berjalan pada sistem operasi Symbian seri 30, dengan senbuah palikasi pemutar musik berkekuatan tinggi, dan fitur standar, semacam kalender, jam, kalkulator serta games pre-laoded, jelaslah ponsel musik ini tak akan bisa menjadi pesaing Smartphone.

Kabarnya, Nokia X1-00 akan dilepas dengan harga super murah yaitu berkisar 35 Euro atau sekitar 420 ribu Rupiah saja.

sumber : suaramerdeka.com

Minggu, 06 Februari 2011

Review Nokia X2-01

Setelah sukses dengan ponsel berlabel komunitas (C3), Nokia kembali mengeluarkan ponsel yang harganya terjangkau, X2-01. Dari nama di depannya bisa ditebak kalau ponsel ini mengedepankan multimedia.

Ponsel X2-01 merupakan penerus X2. Beda X2-01 dengan pendahulunya adalah pada keypad QWERTY, seri terdahulu hanya dibekali keypad alfanumerik biasa. Chasing berbahan dasar plastik yang menyebabkan terasa licin jika tangan berkeringat. Walau terlihat bongsor, tetapi tetap bisa masuk kantong baju.

X2-01 dibekali D-pad empat arah yang bisa difungsikan sebagai shortcut, mengapit tombol tengah yang berfungsi sebagai tombol OK. Sebelah kiri body, ada slot untuk kartu memori bertipe hotswap dan port kabel data berbentuk USB. Sedangkan pada bagian atas, kita akan menemukan port audio jack 3,5mm dan yang tidak biasa, port charger.

Adalah aneh jika ponsel multimedia tidak mempunyai tombol volume, dan X2-01 adalah ponsel itu. Tidak ada tombol untuk kamera. Kamera juga cuma kualitas VGA (640x480), tidak ada lampu LED/ flash. Hanya speaker stereo yang menjadi kawan sejajar posisi kamera.

Layar TFT QVGA (320 x 240 piksel) yang terpampang seluas 2,4 inci mampu menjangkau kedalaman 262 ribu warna. Setidaknya cukup dalam mengakomodasi tampilan menu dan widget khas platform Nokia Series 40. Selain luas, komposisi warna yang tertampil cukup memanjakan mata. Tampilannya pun diperkaya dengan kehadiran widget yang terdiri dari tiga baris. Yakni kontak favorit, akses komunitas (Facebook, Twitter, Orkut) dan default menu favorit yang semuanya dapat diatur sesuai selera.

Kamera bagus hanya untuk memotret di luar ruangan, sedangkan jika digunakan untuk memotret di dalam ruangan hasilnya gelap dan dipenuhi noise. Untuk video, hanya mampu merekam video berformat 3gp. Hanya ada dua pilihan untuk kualitas video, hight quality(320x240 pixel) dan normal (176x144)
Beberapa fitur pendukung yang mampu mengirim atau mengkoneksikan hasil gambar melalui Bluetooth, MMS, Nokia email maupun upload ke web, menjadikan sektor ini cukup mengasyikkan. Terlebih bagi kita yang hobi share foto maupun video, bisa mengoptimalkan sarana ini.

Untuk Audio, X2-01 cukup dapat diajak kompromi dengan menyematkan tombol shortcut dengan logo khas di sebelah kiri jajaran tombol navigasi. Keluaran suaranya kencang dan jernih, baik saat disematkan headset bawaan/optional maupun melalui speaker. Nokia cukup memperhitungkan sektor ini. Menyediakan list media menu, now playing, shuffle, repeat, atau pengaturan lainnya, terkesan ingin memudahkan penggunanya dalam mendengarkan lantunan tembang favorit. Anda juga bisa memilahnya dalam bentuk folder playlist khas ponsel musik.

Mampu memutar beragam format seperti MP3/WMA/WAV/eAAC+ ponsel ini cukup memberikan opsi bagi penggunanya. Terlebih format MP3 dan WAV tadi dapat diaplikasikan sebagai ringtone atau nada sambung. Keasyikan bagian ini juga dilengkapi penyematan radio yang telah mengusung teknologi RDS (radio data system) sebagai opsi guna mendengarkan berita maupun chart radio. Pada sektor visual player atau video, Nokia X2-01 mendukung format 3GP/MP4/WMV yang memang sudah standar pemutar video pada ponsel belakangan ini. Mampu menampilkan video dalam bentuk small maupun full screen merupakan kelebihan tersendiri di kelasnya.

Untuk akses internet, X2-01 menggunakan jaringan GPRS/EDGE. Cukup lumayan. Tombol shortcut Nokia Messages yang berada di sebelah kanan tombol navigasi pun sejatinya dapat menjadi jawaban atas kemudahan akses kebutuhan pesan. Mulai dari fitur SMS yang menyediakan karakter conversation yang membuat kita ber-SMS bak ber-chatting ria, akses email (gmail, Yahoo, Ovi Mail) serta Community (Facebook, Twitter, Orkut).

Minus koneksi Wi-fi nampaknya bukan menjadi kendala berarti ponsel ini. Karena Bluetooth versi 2.1 dengan A2DP-nya dan koneksi lawas via kabel data bisa menjadi opsi penghubung dengan device lain. Semisal computer, Bluetooth headset bahkan antar ponsel. Pairing atau pembacaan datanya pun lumayan cepat tanpa kendala berarti.

Nama yang disandang Nokia X2-01 ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya. Ponsel multimedia tapi serba tanggung dalam hal fitur multimedia. Seharusnya ponsel ini jadi ponsel jejaring sosial saja.
Saya rasa ponsel ini cocok untuk mereka yang suka internetan atau ber-jejaring sosial dan suka mendengarkan musik.

Spesifikasi :
Dimensi: 119,4 x 59,8 x 14,3 mm, 107,5 g, layar 2.4", Resolusi: 320 x 240 piksel 262.000 warna, QVGA lanskap, Keyboard QWERTY lengkap
Layar depan yang dapat disesuaikan:widget, tema, ikon, pintasan, menu
Nada dering: MIDI/AAC/eAAC+/MP3/MP4/WMA/SP-MIDI, Nada dering video
Baterai Li-Ion BL-5C 1.020 mAh, Waktu bicara: hingga 4,5 jam, Waktu siaga: hingga 21 hari,
Quad-band GSM 850/900/1800/1900, GPRS kelas B, multiselot kelas 32, kecepatan maksimal 107/64,2 kbps (downlink/uplink), EGPRS kelas B, multiselot kelas 33, kecepatan maksimal 296/236,8 kbps (downlink/uplink).
Konektor pengisi daya 2,0 mm, Bluetooth stereo versi 2.1 dengan Enhanced Data Rate, Mendukung sinkronisasi lokal dan jauh, USB 2.0 berkecepatan tinggi (konektor micro USB).

Series 40, Feed langsung Facebook dan Twitter melalui widget Komunitas, Klien email gabungan yang mudah digunakan (Nokia Messaging 3.0) dengan dukungan: Ovi Mail, Yahoo!® Mail, Gmail™, Windows Live™, Hotmail dan layanan POP/IMAP populer lainnya, Bahasa mark-up yang didukung: HTML, XHTML, WML, FlashLite 3.0, Pembuka layanan jaringan sosial: Facebook, Twitter, MySpace, Hi5, Orkut, YouTube (di pasaran terkait), Bebo, Friendster, Permainan Java MIDP 2.0.


sumber : nokia, tabloidpulsa

Rabu, 02 Februari 2011

Google Android 3.0 Rilis Hari Ini

Google pada hari ini rencananya akan menggelar konferensi pers untuk memperkenalkan versi terbaru dari android yang diberi nama android 3.0, atau disebut dengan nama Honeycomb.

Agak sedikit berbeda dengan versi-versi sebelumnya, Honeycomb secara spesifik akan beroperasi di perangkat komputer tablet. Langkah Google ini dinilai cukup cepat mengingat baru sepekan lalu raksasa Internet asal Mountain View itu merilis preview untuk platform SDK.

Seperti diketahui, platform SDK merupakan platform yang disediakan untuk memungkinkan para pengembang membuat aplikasi-aplikasi agar bisa beroperasi di atas Honeycomb.

Menurut laporan All Things Digital, pada Rabu nanti, Google akan mengupas Honeycomb lebih dalam, apa teknologi di belakangnya, bagaimana cara kerjanya, dan sebagainya. Langkah Google yang cepat dirumorkan karena Apple telah siap meluncurkan iPad 2 dalam waktu dekat.

Pada acara yang sama, kabarnya Google akan mendemonstrasikan Honeycomb yang sudah tertanam di dalam tablet Motorola Xoom. Para teknisi juga akan menjelaskan secara detail fungsionalitas OS Android 3.0

Penasaran dengan Motorola Xoom? Komputer tablet ini merupakan perangkat pertama yang mengadopsi Android Honeycomb sebagai OS-nya. Produk ini juga sempat dipamerkan di sela ajang CES 2011 beberapa waktu lalu.

sumber : vivanews

Kamis, 27 Januari 2011

Facebook Rilis Handphone


Meskipun Facebook telah membantah akan hal itu, tetapi rumor tetap bertahan. Bahkan bukan hanya satu rumor tapi dua buah rumor.

Rumor pertama datang dari BGR, yang mengatakan telah mendengar dari seseorang yang terlibat dalam proyek telepon tersebut. Berdasarkan sumber tersebut, ponsel tersebut menyematkan fitur GPS, memori penyimpanan sedikit, kamera, dan terakhir adanya layanan penunjuk lokasi atau layanan yang disebut "Facebook Deals on Steroids".

Rumor kedua datang dari sebuah koran keuangan yang berbasis di London, yang memberitakan telah menerima berita dari seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya, bahwa HTC akan merilis dua buah ponsel merek Facebook pada pagelaran MWC di Barcelona Spanyol Februari nanti. Detail tentang smartphone tersebut tidak dijelaskan, tetapi koran tersebut mengatakan ponsel akan berjalan dalan "versi tweak" android dan warna khas Facebook. Menurut dugaan.

Joe Hewtt dan Matius Papakipos (sebelumnya bekerja untuk Firefox dan Google) akan bertanggung jawab dalam peluncuran ponsel tersebut. Pastinya, surat kabar tersebut juga menyatakan HTC yang bertanggung jawab untuk jajaran ponsel Google Nexus, yang mana tidak pasti berperan serta atas masalah ini, dan membawa kita menduga-duga adanya sebuah deal tentang handphone ini.

Rabu, 19 Januari 2011

Xperia arc Berteknologi Sony Bravia

Mengawali tahun 2011, Sony Ericsson menambah koleksi di jajaran seri Xperia dengan meluncurkan Xperia Arc, smartphone Xperia tertipis dibandingkan 9 tipe Xperia lainnya. Sepintas Xperia Arc menyerupai desain Xperia X10. Namun, sebetulnya cukup banyak perbedaan antara keduanya. Perbedaan yang paling terlihat adalah dimensi. Xperia Arc memiliki desain yang lebih ringkas dan ringan, hanya setebal 0,8 cm dan berat 117 gram, dibandingkan X10 dengan ketebalan 1,3 cm dan berat 135 gram.

Dengan platform Android versi 2.3 (Gingerbread), tentu saja pengalaman yang ditawarkan Xperia Arc juga jauh lebih baik. Visualnya juga lebih tajam dan detail dengan dukungan layar LED-backlit LCD capacitive 16 juta warna, dibandingkan layar X10 cukup layar sentuh TFT capacitive 65 ribu warna. Untuk soal resolusi, keduanya seimbang, yakni 480 x 854 piksel.

"Xperia arc memang menggabungkan teknologi paling mutakhir dari Sony dengan desain yang lebih menghibur dan memukau konsumen. Semua menggunakan keluaran terbaru Android," ujar Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia, melalui keterangannya, Jumat 14 Januari 2011.

Diciptakan dari bahan premium dan dengan lengkungan bodi yang aerodinamis, smartphone anyar ini dirancang lebih ramping dan tangguh. Reality Display dengan Mobile BRAVIA® Engine mengantarkan visual yang lebih jernih dari seri-seri sebelumnya.

Selanjutnya, kamera 8.1 megapixel lengkap dengan sensor ponsel Exmor R™ berikut lensa f/2.4 dari Sony diklaim mampu menangkap gambar dan video HD berkualitas tinggi dalam pencahayaan rendah. Semua gambar dan video dapat ditampilkan secara HD di TV Anda via built in HDMI-connector.

Sony Ericrron Xperia Arc mulai tersedia di pasar Indonesia pada Januari 2011 dengan pilihan warna Midnight Blue dan Misty Silver.

Berikut fitur dan spesifikasi Sony Ericsson Xperia Arc:
Dimensi dan berat 12,5 x 6,3 x 0,8 cm
117 gram
Layar LED-backlit LCD, capacitive touchscreen, 16 juta warna
Ukuran layar 4,2 inci, 480 x 854 piksel
- Scratch-resistant surface
- Accelerometer sensor for auto-rotate
- Multi-touch input method
- Sony Mobile BRAVIA Engine
- Proximity sensor for auto turn-off
- Timescape UI
Memori 512MB (RAM)
microSD up to 32GB
Konektivitas HSDPA 7,2 Mbps; HSUPA 5,76 Mbps
Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA
Bluetooth v2.1 A2DP
microUSB v2.0
Kamera 8 MP, 3264 x 2248 piksel, autofocus, flash LED
Video Ada, 720p @ 30fps
OS Android OS 2.3 (Gingerbread)
CPU Qualcomm MSM8255 Snapdragon 1GHz processor; Adreno 205 GPU
Radio Stereo FM dengan RDS
Browser HTML
GPS Ada, A-GPS support
Fitur Java (melalui aplikasi pihak ketiga)
- Digital compass
- HDMI port
- Active noise cancellation with dedicated mic
- MP4/H.263/H.264/WMV player
- MP3/eAAC+/WMA/WAV player
- TrackID music recognition
- NeoReader barcode scanner
- Google Search, Maps, Gmail,
YouTube, Calendar, Google Talk
- Facebook and Twitter integration
- Document viewer
- Adobe Flash 10.1
- Voice memo/dial/commands
- Predictive text input
Baterai Li-ion 1500 mAh
Hingga 400 jam (standby)
Hingga 7 jam (waktu bicara)

Review Samsung Wave 533

Setelah sebelumny me-review samsung wave 525, sekarang saya ingin me-review ponsel samsung varian lain dari samsung wave, yaitu samsung wave 533. Merupakan ponsel samsung pertama yang ber-OS bada dengan dengan keypad QWERTY.

Bisa dibilang, samsung wave 533 merupakan samsung wave 525 tapi dengan keypad QWERTY. Makanya saya tidak akan membahas dalaman-nya samsung wave 533.

Desain samsung wave 533 biasa saja dan sederhana, chasingnya semua terbuat dari plastik dengan warna chrome mengelilingi sisi luar chasing, membuat batas antara layar dengan keyboard. Layar 3.2 inchi touchscreen kapasitif dan mempunyai pixel rendah untuk ukuran layar cukup besar, jelas sekali terlihat gambar tidak halus. Kalau dilihat dari samping lumayan, walaupun dilihat dibawah sinar matahari terik.

Spesifikasi samsung wave 533 yang membedakan dengan samsung wave 525 yaitu adanya keypad QWERTY, selebihnya sama. Kalau tidak percaya coba bandingkan dengan review samsung wave 525.

Samsung Wave 533 telah masuk di Indonesia dan dipasarkan oleh PT Samsung Electronics Indonesia di mana harga ponsel Samsung Wave 533 ini terhitung murah untuk golongan smartphone dengan fitur lumayan seperti gabungan atau hybrid dari keyboard QWERTY Geser dan touch screen. UInya tampak sederhana dan ikonnya besar-besar pada OS Bada ini tapi sudah mendukung Flash, grafis 3D, multitouch point, sensor gerak, koneksi ke jaringan sosial dan Location Based Service. Bahkan kita juga bisa membeli aplikasi lewat ponsel Bada ini. Game-game menarik seperti Guitar Hero (Mobile Bus), Spiderman (Gameloft), Tom Clancy’s H.A.W.X., 3D Tower Bloxx Deluxe, hingga Need for Speed (EA) juga ada di Bada.

harga samsung wave di Indonesia berkisar Rp 1.89 juta-an.
Spesifikasi samsung wave 533
* OS BADA
* Social Hub untuk Facebook, Twitter, Yahoo Messenger & MySpace
* 3.15 Mega pixel Camera tanpa flash
* Layar LCD 3.2 inci WQVGA TFT
* internal memori 100 mb + slot microSD hingga 16GB
* Jaringan EDGE
* Wi-Fi b/g/n, Bluetooth 2.1
* A-GPS
* layar multitouch
* browser Dolfin 2.0 versi terbaru mendukung HTML 5
* TouchWiz 3.0 UI
* ketebalan 15,5 mm dan berat sekitar 118 gram
* 3.5mm audio jack, FM Radio dengan RDS.