Tampilkan postingan dengan label Linux Mint. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux Mint. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Februari 2011

Driver Modem Linux

Kata dari judul posting inilah yang selalu saya ketikkan di mesin pencari. Kadang dibelakangnya juga saya tambahi dengan kata 'untuk samsung pinger', karena saya menggunakan modem ponsel cdma merek samsung yang dibundling dengan smart tersebut. Tapi hasil pencarian tersebut belum juga membuahkan hasil yang diharapkan. Intinya belum ada secara spesifik driver modem untuk samsung pinger-ku itu. Di keterangan situs smart maupun dalam bungkus ponsel tersebut, driver modem hanya mendukung Windows dan Mac OS.

Tapi usaha terus menerus tanpa henti untuk mencari cara agar saya bisa internetan dengan Linux akhirnya membuahkan hasil. Dari membaca situs ini dan situs satunya lagi saya lupa alamatnya. Saya tahu sebuah driver atau paket modem. Nama driver atau paket tersebut adalah wvdial. Wvdial ini bisa digunakan untuk semua jenis modem, GSM atau CDMA, USB atau modem ponsel, dan bisa juga digunakan untuk mengakses WIFI maupun internet jaringan.

Cara saya menggunakan wvdial berbeda dari kedua referensi yang saya baca di atas. Saya langsung instal wvdial beserta paket-paketnya. Paket-paketnya? ya, sebelum menginstal wvdial kita terlebih dahulu harus menginstal paket-paket tersebut. Paket-paket yang terlebih dahulu harus di instal yaitu : libuniconf4.6 ; libwvstreams4.6-base ; libwvstreams4.6-extras. Untuk mendapatkan paket-paket tersebut saya mencarinya di http://packages.ubuntu.com , sebagai catatan OS saya adalah linux mint 10 atau sama dengan Ubuntu 10.04 LTS, kalau dalam situs paket tersebut disebut lucid. Kalau Linux anda berbeda serinya dengan saya, coba cari yang sesuai dengan seri linux anda di situs yang telah saya sebutkan di atas.

Urutan penginstalan yaitu :
- libuniconf4.6
- libstreams4.6-base
- libstreams4.6-extras
- wvdial


Setelah semua diinstal sesuai dengan urutan di atas, restart komputer. Lihat sebelah kanan atas atau bawah sesuai dengan jenis desktop anda, GNOME atau KDE. Cari gambar yang seperti kabel dan klik kanan pada gambar tersebut, kemudian klik edit connection. Pada jendela edit connection, pilih jenis koneksi internet yang akan anda gunakan. Karena saya menggunakan modem ponsel maka saya memilih tab mobile broadband. Disitu kita harus mengisi :
- Jenis operator : smart
- dial : #777
- username : smart
- password : smart
Isikan sesuai dengan operator anda. Karena saya menggunakan smart, maka saya mengisikan sesuai contoh di atas.

Sudah selesai. Sekarang coba colokkan modem anda ke komputer, tunggu beberapa saat. Kemudian klik kanan pada tempat dimana kita klik ketika melakukan pengaturan connection. Jika ada tulisan enable mobile broadband berarti modem anda sudah terdetect. Sekarang klik kiri pada tempat yang sama dimana kita mengklik kanan tadi, dan klik connection. Jika tidak ada masalah, maka akan ada pop up kalau internet telah tersambung.

Mudah kan. SELAMAT MENCOBA

Tiga Operating System (OS) Dalam Satu KOmputer

Kemarin saya berhasil menginstall tiga buah operating system atau lebih singkat dengan istilah OS. OS yang saya instal yaitu Windows XP Profesional, Blankon Sajadah (versi muslim untuk Blankon Umbilin 6.1), dan OS terakhir yang saya instal adalah Linux Mint.

Sebagai orang awan yang tidak mempunyai pengetahuan tentang IT, bisa menginstal tiga OS dalam satu komputer bagiku adalah sebuah prestasi besar.
Kenapa saya menginstal OS linux? ya...karena ingin coba saja. Atau mungkin saja sudah menjadi sifat manusia 'Kalau gratis kenapa tidak dicoba'. Statement saya dalam tanda kutip abaikan saja. Alasan sebenarnya adalah karena rasa ingin tahu saya tentang Linux. Kenapa saya menginstal Blankon dan Linux Mint? Karena yang siap tersedia untuk di instal OS itu, jadi tidak ada alasan lain.

Sebenarnya saya tidak langsung sukses menginstal Linux. Percobaan pertama saya gagal. Pada percobaan pertama, saya menginstal Ubuntu dan Mandriva, (Windows XP udah bawaan komputer). Pertama saya instal Ubuntu, kemudian baru mandriva. Mandriva sebenarnya sukses terinstal. Tapi ketika pas booting awal ada beberapa error. Error pertama adalah yang muncul di GRUB hanya Windows XP dan Mandriva, sedangkan Ubuntu entah raib kemana. Error kedua, ketika masuk Mandriva ternyata juga error, tidak bisa masuk. Akhirnya, instal-an Ubuntu dan Mandriva saya hapus lewat Windows menggunakan program partisi EPM.

Percobaan kedua berhasil. Tapi saya tidak lagi memakai Ubuntu dan Mandriva. Saya memakai Blankon dan Linux Mint. Yang pertama saya instal adalah Blankon. Extensi partisi untuk Blankon saya menggunakan ext3, sedangkan extensi untuk Linux Mint saya menggunakan ext4. Hipotesa saya atas kegagalan penginstalan pertama adalah karena saya menggunakan extensi yang saya untuk Ubuntu dan Mandriva yaitu ext3 semua.

Demikian sedikit pengalaman saya menginstal tiga OS dalam satu komputer. O iya, Blankon dan Linux Mint saya buatkan partisi sendiri-sendiri, tidak berdampingan dengan Windows XP (dalam penginstalan OS ada opsi ini).