Tampilkan postingan dengan label netbook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label netbook. Tampilkan semua postingan
Rabu, 15 Februari 2012
Notebook Mini Asus Lamborghini VX6
Selasa, 17 Januari 2012
Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik
[caption id="" align="alignleft" width="432" caption="Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik"]
[/caption]
Acer Aspire s3, Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik. Klaim tersebut saya kira sangat wajar. Karena apa? berdasarkan fakta yang ada, notebook dengan ketebalan 13 mm adalah yang tertipis untuk ukuran notebook yang beredar di pasar. Kalau dibandingkan, ya... seukuran buku tulis 24 halaman. Karena sangat tipisnya, maka notebook tipis ini diberi nama tersendiri yaitu Ultrabook. Ultrabook besutan Acer ini adalah yang pertama di Indonesia, jadi kalau dipatok harga 7 juta-an itu menurut saya murah. Coba bila dibandingkan dengan Macbook Air.
Acer Aspire s3, Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik. Klaim tersebut saya kira sangat wajar. Karena apa? berdasarkan fakta yang ada, notebook dengan ketebalan 13 mm adalah yang tertipis untuk ukuran notebook yang beredar di pasar. Kalau dibandingkan, ya... seukuran buku tulis 24 halaman. Karena sangat tipisnya, maka notebook tipis ini diberi nama tersendiri yaitu Ultrabook. Ultrabook besutan Acer ini adalah yang pertama di Indonesia, jadi kalau dipatok harga 7 juta-an itu menurut saya murah. Coba bila dibandingkan dengan Macbook Air.
Kamis, 15 Desember 2011
Netbook Wearnes Quandra NE-8901
Jumat, 10 Juni 2011
Chromebook Digugat
Sebuah produsen PC asal Amerika Serikat melayangkan gugatan kepada Google atas penggunaan nama Chromebook untuk notebook berbasis Chrome OS yang diperkenalkan Mei lalu.
Perusahaan itu, Isys Technologies, menuntut Google dan mitra-mitra mereka seperti Acer, Amazon, Samsung dan Best Buy untuk tidak lagi memasarkan produk itu sekaligus membatalkan rencana peluncuran 15 Juni mendatang.
Isys Technologies mengklaim penggunaan nama Chromebook melanggar paten Chromium PC Modular Computer milik mereka, yang akan mendukung versi open-source Chrome OS. Demikian seperti dilansir PC Pro, Jumat (10/6/2011).
"Kami tidak ingin menghalangi pihak manapun dalam menciptakan produk baru dan memasarkannya, kecuali jika mereka melanggar properti intelektual kami," cetus President dan CEO Isys Technologies Jason Sullivan.
"Meski kami memiliki niatan tulus untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, jelas bahwa kedua pihak telah menemui jalan buntu. Jadi, rasanya tidak ada pilihan lain kecuali meminta bantuan hukum untuk melindungi kami terkait ChromiumPC," lanjutnya.
Lebih lanjut, penasehat hukum Isys Todd Zenger mengklaim bahwa awalnya Google berniat menggunakan nama lain untuk notebook-nya, yakni Speedbook. Namun rencana itu gagal terwujud menyusul kehadiran brand Speedbook lain pada akhir 2010.
Menurut Zenger, Isys telah mendaftarkan paten untuk nama ChromiumPC pada Juni 2010 dan menerima persetujuan interim, empat bulan kemudian, Namun Google menahan pendaftaran paten Isys hingga akhirnya mereka meluncurkan Chromebook, bulan lalu.
"Google sama saja memaksa Isys tidak lagi menggunakan nama Chromium PC dan melupakan pendaftaran paten mereka. Hal ini jelas sangat merugikan bagi Isys," ketus Zenger.
sumber : okezone.com
Perusahaan itu, Isys Technologies, menuntut Google dan mitra-mitra mereka seperti Acer, Amazon, Samsung dan Best Buy untuk tidak lagi memasarkan produk itu sekaligus membatalkan rencana peluncuran 15 Juni mendatang.
Isys Technologies mengklaim penggunaan nama Chromebook melanggar paten Chromium PC Modular Computer milik mereka, yang akan mendukung versi open-source Chrome OS. Demikian seperti dilansir PC Pro, Jumat (10/6/2011).
"Kami tidak ingin menghalangi pihak manapun dalam menciptakan produk baru dan memasarkannya, kecuali jika mereka melanggar properti intelektual kami," cetus President dan CEO Isys Technologies Jason Sullivan.
"Meski kami memiliki niatan tulus untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, jelas bahwa kedua pihak telah menemui jalan buntu. Jadi, rasanya tidak ada pilihan lain kecuali meminta bantuan hukum untuk melindungi kami terkait ChromiumPC," lanjutnya.
Lebih lanjut, penasehat hukum Isys Todd Zenger mengklaim bahwa awalnya Google berniat menggunakan nama lain untuk notebook-nya, yakni Speedbook. Namun rencana itu gagal terwujud menyusul kehadiran brand Speedbook lain pada akhir 2010.
Menurut Zenger, Isys telah mendaftarkan paten untuk nama ChromiumPC pada Juni 2010 dan menerima persetujuan interim, empat bulan kemudian, Namun Google menahan pendaftaran paten Isys hingga akhirnya mereka meluncurkan Chromebook, bulan lalu.
"Google sama saja memaksa Isys tidak lagi menggunakan nama Chromium PC dan melupakan pendaftaran paten mereka. Hal ini jelas sangat merugikan bagi Isys," ketus Zenger.
sumber : okezone.com
Sabtu, 29 Januari 2011
Netbook Ramah Lingkungan
Mempertimbangkan spesifikasi teknis saja rasanya tak cukup dalam memilih netbook. Kini, perlu dipertimbangkan apakah material netbook yang akan dibeli cukup ramah lingkungan. Sebab, apa gunanya spesifikasi bagus jika proses produksinya ternyata merusak alam.Bagaimana caranya memilih netbook dengan material yang ramah lingkungan? Hasil Greenpeace Electronics Survey 2010 mungkin bisa memberikan panduan. Greenpeace menilai berbagai perangkat produk dengan kriteria yang ketat.
Berdasarkan hasil survei itu, Acer TravelMate Timeline X TM8172 dikatakan sebagai yang paling baik. Entah mengapa produk ini masuk kategori netbook mengingat layarnya 11,6 inci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netbook ini paling sedikit mengandung material berbahaya. Material berbahaya yang masih digunakan di netbook antara lain PVC, BFR, Antimony, Phtalate, serta Beryllium.
Greenpeace memberikan skor 28 untuk keramahan lingkungan material pembuat netbook ini. Skor tersebut hanya 2 poin lebih rendah dari skor maksimum, yakni 30. Kekurangannya hanya pada RoHS exemptions used. Selain material yang ramah lingkungan, Acer TM8172 juga termasuk unggul dalam konsumsi energi dan lifecycle produk.
Laporan tahunan ini dilakukan Greenpeace dengan melakukan review untuk menguji produk-produk elektronik yang ramah lingkungan. Jadi, jika hendak menggunakan teknologi sekaligus melestarikan lingkungan, Anda mungkin bisa mendasarkan pilihan pada hasil survei ini.
Diakui Greenpeace belum ada netbook yang benar-benar bebas 100 persen material berbahaya. Bahkan untuk netbook skornya cenderung rendah. Namun, upaya terus mengurangi sudah dilakukan para produsen. Berikut peringkat netbook paling ramah lingkungan:
1. Acer TM8172 2. Asus 1015PED 3. Samsung NP-N230 4. HP Mini 5103 5. Dell Latitude 2110
Spesifikasi Acer TM8172:
Sistem operasi Genuine Windows 7 Professional - 32-bit version, Prosesor Intel Core i3-330UM Mobile Processor (3MB Intel® Smart Cache, 1.20GHz), memori 2GB (2/0) DDR3 1066 SDRAM, hardisk 250GB SATA hard drive, card reader 5-in-1 card reader, layar 11,6 inci (1366 x 768) TFT display, Kartu grafis Intel HD Graphics, koneksi 802.11 b/g/n WLAN, Bluetooth®, gigabit LAN, webcam, harga 619 dollar AS.
sumber :kompas






