Tampilkan postingan dengan label nokia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nokia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2019

Beli Nokia 3.1 Plus, Dapat Apa Saja?



Nokia melalui HMD Global mengeluarkan handphone sebagai penerus Nokia 3, namanya Nokia 3.1 Plus. Handphone ini membawa peningkatan dari seri sebelumnya. Fitur atau spesifikasi yang membedakan dengan Nokia 3 yaitu untuk Nokia 3.1 Plus bisa untuk 3 sim card, body belakangnya sekarang sudah terbuat dari aluminium, ukuran layar Nokia 3.1 Plus ini 6 inchi -Nokia 3 cuma 5 inchi-, rasio layarnya sekarang 18:9 268 ppi density dengan resolusi layar 720x1440 pixels, Nokia 3.1 Plus menggunakan prosesor Mediatek MT6762 Helio P22 (12 nm) -Nokia 3 pakai Mediatek MT6737 (28 nm)-, bisa menambahkan memori eksternal sampai 400GB -Nokia 3 bisa menambahkan memori sampai 256GB-, RAM-nya sekarang 3GB dan memori internalnya 32GB, kamera belakangnya sekarang sudah dual kamera 13MP dan 5MP dilengkapi dengan LED flash.



Nokia 3.1 Plus bergaransi resmi bisa didapatkan di beberapa situs ecommerce Indonesia seperti bukalapak, tokopedia, erafone, dan lain-lain. Harga awal ketika pertama kali dikenal adalah Rp 2.399.000, sekarang ini harga official-nya menjadi 1.999.000. Terjadi penurunan harga kemungkinan karena adanya persaingan di kelas mid-range, beberapa saat setelah Nokia 3.1 Plus dikenalkan, merek sebelah juga launching produk barunya. Kalau mau mencari di bukalapak atau tokopedia, harga Nokia 3.1 Plus bisa lebih murah harganya. Saya membeli di tokopedia dengan harga Rp 1.700.000 saja, tapi sebelum membeli pastikan dulu ke penjualnya dengan chat penjual jika Nokia 3.1 Plus yang mereka jual benar-benar bergaransi resmi dari Nokia. Jangan tergiur harga yang sangat murah ya... apalagi kalau harganya bisa setengahnya dari harga resmi, kemungkinan besar itu penipuan, ataupun jika produk pesanan dikirim, produknya tidak sesuai dengan yang diharapkan, dikirim kotak handphone-nya saja misalnya.

 

Saya pada awalnya mau membeli Nokia 3.1 Plus warna baltic, penjualnya bilang untuk warna baltic ready stock dan bergaransi resmi, tetapi... setelah pembayaran saya selesaikan, ternyata warna baltic-nya kosong dan penjual menawarkan warna biru, dengan sedikit menyesal saya menerima tawaran dari penjual. Dua hari setelah penjual mengirim orderan saya, Nokia 3.1 Plus pesanan saya akhirnya datang. Setelah paket datang langsung saja saya buka paketnya. Di dalam kotak atau box Nokia 3.1 Plus yang berwarna biru, selain mendapatkan gadget-nya, ada juga kabel data dan adaptornya -kepala charger-, earphone model klasik. Ada juga kartu garansi dan Buku manual. Adaptor, kabel data, dan earphone semuanya warna hitam. Selain itu ada juga bonus kartu indosat yang gratis unlimited youtube dan aplikasi sosmed, tetapi syaratya harus isi pulsa dulu sebesar 25ribu saja.

 

Nokia 3.1 Plus dilihat secara fisik sangat menarik. Back case atau casing belakangnya berwarna biru tua doff, terbuat dari aluminium tetapi tidak licin. Nokia memang terkenal dengan built quality yang sangat bagus, begitu juga dengan Nokia 3.1 Plus ini, bagian-bagian Nokia 3.1 Plus dirakit sangat rapi. Walaupun dengan bentang layar yang cukup lebar seluas 6 inchi, tetapi bobot Nokia 3.1 Plus cukup ringan bila dibandingkan dengan gadget merek sebelah dengan luas layar yang sama. Tidak ada tombol fisik di bagian depan layar, navigasi ada di layar. Di bagian atas ada kamera depan 8MP f/2.2 tanpa LED flash, microphone, dan tulisan Nokia. Nokia 3.1 Plus tidak mengikuti tren poni, tetapi itu yang membuat saya suka, walaupun begitu bezel atas dan bawahnya menurut saya tidak terlalu tebal.

 

Kabel data Nokia 3.1 Plus masih menggunakan colokan type micro USB 2.0, support flashdisk OTG sehingga bisa transfer data dari flasdisk. Panjang kabel data dalam paket penjualan 1 meter. Adaptor Nokia 3.1 Plus punya output 2A dengan daya 5 volt. Nokia 3.1 Plus sudah mendukung Bluetooth 4.1 Baterai Nokia 3.1 Plus jenis Li-on dengan kapasitas 3500 mAh, kuat keharian penuh sekali isi.

 

Sabtu, 05 Mei 2012

Seperti Membeli Kucing Dalam Karung

Membeli gadget dengan merek yang tidak dikenal itu seperti perumpamaan judul di atas. Karena kualitas, layanan service dan purna jual masih dalam tanda tanya. Bagus tidak kualitasnya.

Tetapi urusan kantong kadang memaksa kita untuk berpikir ulang jika mau membeli gadget bermerek, mahalnya itu. Lha kalau ponsel merek tidak terkenal, murah, tetapi dengan fitur gadget seperti gadget merek terkenal. Ada alasan lain membeli gadget merek tidak terkenal selain murah, yaitu kebutuhan. "wong cuma untuk telepon dan sms kok mahal2 ?!" Alasan terakhir ini bisa jadi sindiran untuk orang-orang yang mempunyai gadget merek terkenal dan harga mahal tetapi tidak bisa memaksimalkan fitur-fitur yang ada dalam gadget. Jadi, gadgetnya hanya untuk telepon dan sms saja. Jadi apa bedanya dengan gadget murah dan merek tidak terkenal.

Selasa, 13 Desember 2011

Penampakan Nokia Lumia 900


NOKIA Lumia 900 makin santer wara-wiri di jagat maya. Kabarnya, ponsel besutan Nokia ini bakal menjadi sebuah ponsel high end.

Melalui situs GeekTechBlog diperoleh informasi, Nokia Lumia 900 dibekali prosesor 1.4GHz dengan layar WVGA Clear Black Screen 4.3 inci juga kamera 8 megapiksel serta didukung OS Windows Phone 7.5 Mango.

Informasi ini, menurut pihak GeekTechBlog, diperoleh dari sumber yang terpercaya, meski informasi tersebut tanpa disertai gambar.

Dari penglihatan melalui situs Pocketnow, dikabarkan Lumia 900 memiliki kamera yang lebih baik dengan layar lebih lebar. Bahkan, tampilannya sekilas mirip dengan Nokia Lumia 800, pendahulunya.

Sementara, mekanisme microSIM memiliki perbedaan dengan versi Nokia sebelumnya. Mekanismenya lebih mirip yang digunakan Apple dalam iPhone.

Selasa, 01 November 2011

Banderol Nokia Lumia 800 399 USD

okezone.com - Smartphone Nokia pertama yang menjalankan Windows Phone Mango akan dijual seharga 399 euro.

Berdasarkan halaman pre order Nokia di Inggris, tiga operator besar seperti Orange, Vodafone dan 3 sepakat untuk membanderol Nokia Lumia 800 seharga 399 euro. Demikian seperti dikutip PC Advisor, Rabu (2/11/2011).

Nokia Lumia 800 yang merupakan Windows Phone Mango pertama memang akan dijadwalkan meluncur pada 16 November di Inggris.

Ponsel ini menggunakan layar AMOLED 3,7 inci dan akan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon S2 bertenaga 1,4 GHz. Lumia 800 sudah dilengkapi dengan kamera 8MP yang dilengkapi dengan dual LED Flash dan telah menggunakan lensa Carl Zeiss, yang juga dapat digunakan untuk menangkap video HP hingga 720p.

Nokia Lumia 800 tergolong ponsel yang ramping karena memiliki ukuran 117x61x12mm dengan bobot 142gram. Nantinya smartphone ini akan tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Cyan, Magenta dan Hitam.

Windows Phone Mango pertama besutan Nokia ini akan mulai dijual pertama kali di Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Belanda dan Spanyol. Sementara Hong Kong, India, Rusia, Taiwan dan Singapura akan menyusul setelahnya.

Tampaknya negara lain termasuk Indonesia mungkin baru akan menjual Nokia Lumia 800 pada awal tahun 2012.

sumber : okezone

Sabtu, 08 Oktober 2011

Nokia C5-06 dan C5-05


Segmen pasar menengah kebawah tak bisa dipungkiri masih menjadi lahan subur bagi para vendor ponsel. Tak terkecuali bagi Nokia, yang meskipun sudah fokus pada smartphone berbasis Windows Phone, terbukti masih berusaha mengakomodasi kebutuhan para penikmat teknologi seluler di ceruk pasar tersebut.

Sebagai bukti, baru-baru ini pada situs Nokia Eropa dijumpai sepasang ponsel Nokia baru, yang merupakan varian dari produk terdahulu Nokia C5-03. Label yang dikenakan kedua ponsel baru tersebut yakni Nokia C5-06 dan Nokia C5-05. Untuk model C5-05 memiliki nama lain C5-04, dimana seri C5-04 hanya diperuntukkan bagi pasar Kanada.


Melihat fasilitas serta fitur yang diperlihatkan kedua ponsel ini tampaknya diposisikan sebagai versi murah dari Nokia C5-03. Sebut saja kamera, yang sebatas melengkapkan resolusi 2 MP, dimana pada model C5-03 sudah kelas 5 MP. Tak hanya itu, bila Nokia C5-03 sudah mendukung network 3G maka keduanya (C5-05 dan C5-06) malah cuma sebatas 2G.

Sistem operasi keduanya mengadopsi Symbian S60, dengan prosesor 600 MHz, RAM 128MB, ROM 256MB dan layar sentuh resistif 3,2 inci pada kepadatan 360x640 piksel. Kemampuan konektivitas Nokia C5-05 dan C5-06 diantaranya Bluetooth 2.1, jack audio 3,5mm dan port microUSB untuk akses isi daya (charge).

Sayangnya, baik Nokia C5-05 maupun C5-06 tak didukung fitur Wi-Fi. Padahal fasilitas ini sudah sepantasnya menjadi fitur wajib di ponsel pintar. Untuk harga belum ada keterangan pasti, yang jelas adalah dibawah harga Nokia C5-03, yng saat ini di kisaran Rp 1,5 juta.

sumber : tabloid pulsa

Minggu, 31 Juli 2011

Review Nokia E6

Nokia E6 adalah smartphone Nokia yang pertama dengan dibekali OS Symbian upgrade Anna. Nokia E6 dibekali dengan prosesor ARM11 680MHz dengan akselerasi 2D/3D hardware grafis sama dengan Nokia E7, mengalahkan prosesor 624MHz BlackBerry Bold 9780.

Yang membedakan produk ini dari produk-produk Nokia lainnya, terutama generasi Symbian^3 adalah penggunaan software Symbian Anna alias Symbian^3 generasi PR 2.0 sama seperti yang digunakan oleh Nokia Oro yang merupakan edisi mewah dari Nokia C7, yang berarti produk ini telah dilengkapi oleh perbaikan pada beberapa kelemahan generasi PR 1.0 hingga 1.3/1.4 terdahulu. Selain itu, produk ini juga dilengkapi oleh perpaduan layar sentuh dan qwerty keypad sehingga memudahkan interaksi penggunanya.

Kelebihan Nokia E6 diantaranya adalah web browser lebih cepat, input teks ditingkatkan, layar tampilan split selama mengetik touchscreen, QWERTY potrait untuk touchscreen mengetik, ikon baru dan Ovi Maps pra-instal 3,06. Kamera 8MP juga merupakan suatu kelebihan yang diberikan Nokia pada smartphone ini.

Kamera yang dipergunakan oleh Nokia E6 ini juga sudah menggunakan sensor dan sistem yang sama dengan yang dipergunakan oleh Nokia Oro/C7 dan Nokia E7 Communicator. Sehingga hasil tangkapan gambar menawarkan hasil yang sama yakni resolusi 8 megapixel dengan ketajaman gambar dan warna yang sama bagusnya. Kekurangan fitur autofocus ditutupi oleh kemampuan pengenalan gambar dan tulisan yang baik, kamera tetap mampu membaca barcode dan tulisan dokumen dengan baik.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah pada resolusi VGA (640×480) yang ditawarkan pada layar yang berdimensi 2.46 inch sehingga menghasilkan pixel per inch (ppi) hingga 326 ppi yang berarti tingkat ketajaman dan kecerahan sedikit di atas iphone4. Luar biasa untuk ukuran smartphone bisnis. Penulis bahkan terkejut ketika gambar video 720p yang diunduh dari halaman youtube, yang jika ditampilkan pada layar LCD 32 inch kurang terasa mantap, jika ditampilkan pada layar Nokia E6 ini terasa seperti rekaman bluray 1080p high bitrate, akibat tingginya tingkat ppi yang dimiliki produk ini. Bahkan resolusi video kualitas DVD pun nyaris seperti Bluray jika ditayangkan pada produk ini.

Kelemahan dari Nokia E6 adalah sedikit lambat dalam membuka beberapa aplikasi. Membuka aplikasi satelit jadi percuma karena layar terlalu kecil untuk sebuah ponsel navigasi.

Spesifikasi lengkap E6 :
Network : GSM/EDGE 850/900/1800/1900,WCDMA 850/900/1700/1900/2100
Internal Memory : 8 GB
Eksternal Memory : Mendukung hingga 32 GB dengan kartu memori MicroSD
Camera : 8 megapiksel2x digital,Kamera kedua untuk panggilan video (VGA, 640 x 480 piksel)
Video Recorder : Yes,Rekaman video dalam 720p 25 fps dengan kodek H.264,streaming
Connectivity : Bluetooth 3.0,Konektor pengisi daya 2 mm,USB 2.0 berkecepatan tinggi,Konektor AV 3,5 mm dengan dukungan TV-out,WLAN
Radio : Yes
Music Player : Yes
Battery : Li-Ion 1.500 mAh BP-4L
Talk Time / Standby Time : GSM 14 j 48 mnt, WCDMA 7 j 30 mnt / GSM 681 j WCDMA 744 j
Dimension : 115,5 x 59 x 10,5 mm
Weight / Volume : 133 g / 66 cc
Display :
16,7 juta warna,TFT LCD 2.46"640 x 480 piksel
Operating System : Symbian ^3
Messaging : SMS,MMS,EMAIL POP/IMAP populer, Mail for Exchange
Others : 3G,WiFi,GPS,A-GPS, Web TV, editor foto

Sabtu, 19 Maret 2011

Nokia X1-00, Si Oranye yang Menghentak!

Oranye dan menghentak. Apakah itu? Dialah Nokia X1-00, ponsel Nokia yang mengusung fitur musik yang menghibur. Tapi kenapa harus orange, bukankah orange itu identik dengan ponsel walkman sony ericsson, apakah ingin menyaingi sony ericsson? kita tunggu saja beritanya.

Nokia X1-00 dilengkapi speaker super besar di bagian belakangnya. Speaker jumbo inilah yang ditengarai mampu menghasilkan suara nyaring sebesar 106 phon yang konon sanggup menggetarkan kaca-kaca jendela.

Namun, Nokia tentu saja telah mempertimbangkan agar suara yang dihasilkan terbebas dari distorsi meski digeber pada volume tinggi.

Untuk memuaskan penggunanya, disediakan audio jack 3.5mm sehingga dapat dihubungkan ke speaker atau headphone juga radio FM terpadu untuk mengakses berita dan hiburan. Fitur musik pada ponsel ini memiliki tiga tombol khusus dan satu tombol tunggal untuk menciptakan kreasi musik sendiri.

Ponsel musik berdimensi 112.2 x 47.3 x 16mm dengan bobot 91g itu juga didukung dengan kartu memori MicroSD untuk penyimpanan ekstra hingga 16GB.

Nokia X1-00 berjalan pada sistem operasi Symbian seri 30, dengan senbuah palikasi pemutar musik berkekuatan tinggi, dan fitur standar, semacam kalender, jam, kalkulator serta games pre-laoded, jelaslah ponsel musik ini tak akan bisa menjadi pesaing Smartphone.

Kabarnya, Nokia X1-00 akan dilepas dengan harga super murah yaitu berkisar 35 Euro atau sekitar 420 ribu Rupiah saja.

sumber : suaramerdeka.com

Minggu, 06 Februari 2011

Review Nokia X2-01

Setelah sukses dengan ponsel berlabel komunitas (C3), Nokia kembali mengeluarkan ponsel yang harganya terjangkau, X2-01. Dari nama di depannya bisa ditebak kalau ponsel ini mengedepankan multimedia.

Ponsel X2-01 merupakan penerus X2. Beda X2-01 dengan pendahulunya adalah pada keypad QWERTY, seri terdahulu hanya dibekali keypad alfanumerik biasa. Chasing berbahan dasar plastik yang menyebabkan terasa licin jika tangan berkeringat. Walau terlihat bongsor, tetapi tetap bisa masuk kantong baju.

X2-01 dibekali D-pad empat arah yang bisa difungsikan sebagai shortcut, mengapit tombol tengah yang berfungsi sebagai tombol OK. Sebelah kiri body, ada slot untuk kartu memori bertipe hotswap dan port kabel data berbentuk USB. Sedangkan pada bagian atas, kita akan menemukan port audio jack 3,5mm dan yang tidak biasa, port charger.

Adalah aneh jika ponsel multimedia tidak mempunyai tombol volume, dan X2-01 adalah ponsel itu. Tidak ada tombol untuk kamera. Kamera juga cuma kualitas VGA (640x480), tidak ada lampu LED/ flash. Hanya speaker stereo yang menjadi kawan sejajar posisi kamera.

Layar TFT QVGA (320 x 240 piksel) yang terpampang seluas 2,4 inci mampu menjangkau kedalaman 262 ribu warna. Setidaknya cukup dalam mengakomodasi tampilan menu dan widget khas platform Nokia Series 40. Selain luas, komposisi warna yang tertampil cukup memanjakan mata. Tampilannya pun diperkaya dengan kehadiran widget yang terdiri dari tiga baris. Yakni kontak favorit, akses komunitas (Facebook, Twitter, Orkut) dan default menu favorit yang semuanya dapat diatur sesuai selera.

Kamera bagus hanya untuk memotret di luar ruangan, sedangkan jika digunakan untuk memotret di dalam ruangan hasilnya gelap dan dipenuhi noise. Untuk video, hanya mampu merekam video berformat 3gp. Hanya ada dua pilihan untuk kualitas video, hight quality(320x240 pixel) dan normal (176x144)
Beberapa fitur pendukung yang mampu mengirim atau mengkoneksikan hasil gambar melalui Bluetooth, MMS, Nokia email maupun upload ke web, menjadikan sektor ini cukup mengasyikkan. Terlebih bagi kita yang hobi share foto maupun video, bisa mengoptimalkan sarana ini.

Untuk Audio, X2-01 cukup dapat diajak kompromi dengan menyematkan tombol shortcut dengan logo khas di sebelah kiri jajaran tombol navigasi. Keluaran suaranya kencang dan jernih, baik saat disematkan headset bawaan/optional maupun melalui speaker. Nokia cukup memperhitungkan sektor ini. Menyediakan list media menu, now playing, shuffle, repeat, atau pengaturan lainnya, terkesan ingin memudahkan penggunanya dalam mendengarkan lantunan tembang favorit. Anda juga bisa memilahnya dalam bentuk folder playlist khas ponsel musik.

Mampu memutar beragam format seperti MP3/WMA/WAV/eAAC+ ponsel ini cukup memberikan opsi bagi penggunanya. Terlebih format MP3 dan WAV tadi dapat diaplikasikan sebagai ringtone atau nada sambung. Keasyikan bagian ini juga dilengkapi penyematan radio yang telah mengusung teknologi RDS (radio data system) sebagai opsi guna mendengarkan berita maupun chart radio. Pada sektor visual player atau video, Nokia X2-01 mendukung format 3GP/MP4/WMV yang memang sudah standar pemutar video pada ponsel belakangan ini. Mampu menampilkan video dalam bentuk small maupun full screen merupakan kelebihan tersendiri di kelasnya.

Untuk akses internet, X2-01 menggunakan jaringan GPRS/EDGE. Cukup lumayan. Tombol shortcut Nokia Messages yang berada di sebelah kanan tombol navigasi pun sejatinya dapat menjadi jawaban atas kemudahan akses kebutuhan pesan. Mulai dari fitur SMS yang menyediakan karakter conversation yang membuat kita ber-SMS bak ber-chatting ria, akses email (gmail, Yahoo, Ovi Mail) serta Community (Facebook, Twitter, Orkut).

Minus koneksi Wi-fi nampaknya bukan menjadi kendala berarti ponsel ini. Karena Bluetooth versi 2.1 dengan A2DP-nya dan koneksi lawas via kabel data bisa menjadi opsi penghubung dengan device lain. Semisal computer, Bluetooth headset bahkan antar ponsel. Pairing atau pembacaan datanya pun lumayan cepat tanpa kendala berarti.

Nama yang disandang Nokia X2-01 ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya. Ponsel multimedia tapi serba tanggung dalam hal fitur multimedia. Seharusnya ponsel ini jadi ponsel jejaring sosial saja.
Saya rasa ponsel ini cocok untuk mereka yang suka internetan atau ber-jejaring sosial dan suka mendengarkan musik.

Spesifikasi :
Dimensi: 119,4 x 59,8 x 14,3 mm, 107,5 g, layar 2.4", Resolusi: 320 x 240 piksel 262.000 warna, QVGA lanskap, Keyboard QWERTY lengkap
Layar depan yang dapat disesuaikan:widget, tema, ikon, pintasan, menu
Nada dering: MIDI/AAC/eAAC+/MP3/MP4/WMA/SP-MIDI, Nada dering video
Baterai Li-Ion BL-5C 1.020 mAh, Waktu bicara: hingga 4,5 jam, Waktu siaga: hingga 21 hari,
Quad-band GSM 850/900/1800/1900, GPRS kelas B, multiselot kelas 32, kecepatan maksimal 107/64,2 kbps (downlink/uplink), EGPRS kelas B, multiselot kelas 33, kecepatan maksimal 296/236,8 kbps (downlink/uplink).
Konektor pengisi daya 2,0 mm, Bluetooth stereo versi 2.1 dengan Enhanced Data Rate, Mendukung sinkronisasi lokal dan jauh, USB 2.0 berkecepatan tinggi (konektor micro USB).

Series 40, Feed langsung Facebook dan Twitter melalui widget Komunitas, Klien email gabungan yang mudah digunakan (Nokia Messaging 3.0) dengan dukungan: Ovi Mail, Yahoo!® Mail, Gmail™, Windows Live™, Hotmail dan layanan POP/IMAP populer lainnya, Bahasa mark-up yang didukung: HTML, XHTML, WML, FlashLite 3.0, Pembuka layanan jaringan sosial: Facebook, Twitter, MySpace, Hi5, Orkut, YouTube (di pasaran terkait), Bebo, Friendster, Permainan Java MIDP 2.0.


sumber : nokia, tabloidpulsa

Kamis, 27 Januari 2011

Zamannya Ponsel Dual-Core

Kebanyakan, produsen ponsel merencanakan untuk memperkenalkan smartphone yang ber-prosesor Dual-Core pada tahun 2011 ini. Produsen prosesor seperti Nvidia, Samsung Electronics, Texas Instruments (TI) dan Broadcom telah mengeluarkan prosesor Dual-Core untuk smartphone, menurut sumber di Industri.

Ketika LG Electronics (LGE) dan Motorola telah memberikan bocoran tentang smartphone Dual-Core mereka di CES, HTC, Samsung, dan Nokia diharapkan juga memperlihatkan model sejenis pada ajang Mobile World Conference (MWC), perkiraan sumber. Kemungkinan juga Apple, RIM dan Sony Ericsson akan segera memperkenalkan smartphone Dual-Core, tambah sumber.

Prosesor Dual-Core ini digunakan untuk kemampuan yang lebih mumpuni untuk memanajemen fungsi multimedia yang berbasis game 3D dan video HD yang disematkan dalam handset

Nvidia Dual-Core telah diadopsi LG, Motorola dan Dell. Sementara itu prosesor samsung telah digunakan oleh Apple.

Penjualan prosesor Dual-Core smartphone akan membukukan 15% dari total pengiriman global di tahun 2011 ini, dan rasio ini akan terus naik menjadi 45% pada tahun 2015.