Tampilkan postingan dengan label sonyericsson. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sonyericsson. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2011

Sony Bocorkan 2 Ponsel Java

Setelah menggebrak pasar Indonesia dengan berbagai ponsel Android di awal 2011, Sony Ericsson siap menghadirkan dua ponsel berbasis Java untuk para konsumen mudanya.

Ponsel pertama adalah Txt Pro yang diinspirasi oleh seri Xperia. Memiliki user interface serupa dengan lini Xperia, Txt Pro diharapkan bisa menunjang kebutuhan chatting para penggunanya. Selain menampilkan layar sentuh 3 inci dan keyboard slide Qwerty, Txt Pro sudah terintegrasi dengan berbagai aplikasi chatting serta media sosial populer seperti Google Talk, Facebook dan Twitter.

Selain itu, pengguna juga bisa melihat update lima teman pilihan mereka di home screen melalui fitur Friends. Fitur ini serupa dengan Timescape di lini ponsel Xperia yang bisa menampilkan berbagai update teman di berbagai media sosial.

Sementara ponsel lainnya, Mix Walkman, ditujukan kepada kepada konsumen yang menggilai musik. Seperti halnya Txt Pro, Mix Walkman memiliki layar sentuh 3 inci sehingga akan memudahkan pengguna dalam menikmati berbagai fitur yang tersedia di dalam ponsel.

Salah satu fitur anyar yang ditampilkan Mix Walkman adalah tombol Zappin yang memungkinkan pengguna mengakses lagu-lagu kesukaannya dengan lebih cepat. Dengan menekan tombol Zappin di bagian atas ponsel, pengguna bisa langsung mendengarkan potongan lagu favorit mereka tanpa harus membuka pemutar musik. Jika ingin mendengarkan lagu secara utuh, pengguna hanya harus menekan tombol Zappin kembali.

Txt Pro dan Mix Walkman sudah dilengkapi kamera 3,2 megapiksel dan koneksi wifi. Txt Pro akan hadir dengan tiga pilihan warna (merah muda, putih dan hitam), sementara Mix Walkman memiliki dua varian warna (hitam dengan bird band hijau dan hitam dengan bird band merah muda).

Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia Djunadi Satrio belum bisa membocorkan harga kedua ponsel tersebut. Namun menurut Djunadi kedua ponsel ini akan dibanderol dengan harga terjangkau.

"Karena ponsel ini ditujukan kepada konsumen muda, saya rasa harganya tidak akan melebihi Rp2,5 juta," tegasnya di sela perhelatan Indonesia Internasional Communication Expo & Conference (ICC) 2011, Rabu (8/6/2011).

sumber : okezone.com

Xperia Play Hadir Juli di Indonesia

Ponsel game Sony Ericsson yang sudah ditunggu-tunggu akan mulai dilepas ke konsumen Indonesia mulai Juli 2011.

Hal itu ditegaskan Head of Marketing SE Indonesia Djunadi Satrio di sela perhelatan Indonesia Internasional Communication Expo & Conference (ICC) yang mulai digulirkan Rabu (8/6/2011) di Jakarta Convention Center.

"Sebenarnya kami ingin mulai menjual Xperia Play bertepatan dengan pelaksanaan ICC. Namun karena satu dan lain hal, kami baru bisa memasarkannya di bulan Juli," jelas Djunadi.

Sayangnya, Djunadi belum mau membocorkan berapa banderol Xperia Play untuk konsumen Indonesia. "Saat ini belum ada indikasi berapa harga jualnya, tapi mungkin dalam kurun 1-2 pekan ke depan kami sudah punya informasinya," kilah Djunadi.

Mengusung sistem operasi Android 2.3 Gingerbread, Xperia Play bukan ponsel game sembarangan karena memiliki sertifikat PlayStation dengan konsol slide-nya yang menyerupai user interface PSP Go.

Saat ini Xperia Play memiliki enam game pre-loaded yang sudah bisa dinikmati pengguna saat membeli ponsel itu, termasuk Star Battalion, Crash Bandicoot, FIFA 10 dan SIMS 3.

Meski belum dijual untuk umum, namun penggila ponsel tanah air bisa menikmati demo Xperia Play di booth Sony Ericsson sepanjang perhelatan ICC 2011 yang akan berakhir 12 Juni mendatang.

sumber : okezone.com

Kamis, 17 Maret 2011

Sony Ericsson Fokus ke Smartphone

Meski pasar ponsel kelas menengah ke bawah (low end) sangat tinggi permintaannya di Indonesia, tak membuat Sony Ericsson berpaling muka. Perusahaan merger antara Sony dan Ericsson yang sudah berumur 10 tahun itu kini fokus ke produk smartphone.

"Mulai tahun lalu kita memutuskan untuk tidak akan membuat ponsel low end. Kita hanya buat yang harganya Rp 1 juta ke atas," kata Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia, di Jakarta, Rabu (16/3/2011).

Ia menjelaskan alasan Sony Ericsson fokus ke smartphone untuk pasar menengah ke atas. Menurutnya, data yang dimiliki perusahaan menunjukkan bahwa tren penjualan ponsel di kawasan Asia Pasifik, lebih dari 50 persen produk yang terjual adalah kelas smartphone. "Kami yakin strategi kami sesuai dengan tren tersebut," ujarnya.

Selain itu, jelas Djunadi, Sony Ericsson kini juga fokus mengembangkan produk smartphone dengan berbasis platform Android meski tetap akan merilis smartphone multiplatform sebagai strategi globalnya. Hal ini turut didukung tren bahwa Android saat ini merupakan operating terbesar di dunia untuk smartphone.

"Hari ini, satu produk andalan kami di 2011, yaitu Xperia Arc," ujarnya. Xperia Arc yang mengadopsi teknologi Exmor R dan Bravie Engine dari Sony untuk pertama kalinya telah dibuka pemesanan awal 16 Maret-8 April 2011 dengan harga Rp 5,499 juta. Menyusul setelah Xperia Arc, akan hadir Xperia Neo dan Pro. Tahun ini juga sudah disiapkan Xperia Play yang mengadopsi teknologi Play Station.

sumber : kompas.com

Rabu, 02 Maret 2011

Rumor Lucu MInggu Ini

Inilah beberapa rumor yang hanya guyonan belaka. Pertama: Dell berencana untuk membeli AMD. Mempunyai keuangan yang sangat baik dengan pendapatan sebesar $ 6490000000 dan laba bersih $ 471.000.000. Rumor mengatakan bahwa 'AMD dalam krisis' kondisi keuangan stagnan, tidak ada perkembangan. Sementara berita tentang eksekutif meninggalkan perusahaan, dan rebranding hampir total line-up prosesor tidak akan membantu untuk mengatasi ini, perusahaan pasti terlihat sehat, paling tidak dalam jangka pendek. Walaupun permintaan produk meningkat dengan permintaan melebihi pasokan dalam beberapa kasus.

Rumor nomor dua: Apple berencana untuk memasuki bisnis televisi. Apple dikabarkan mulai menjual televisi dalam dua tahun lagi. Hal ini disimpulkan dari pengajuan paten Apple baru-baru ini dan $ 500.000.000 investasi kemitraan dengan LG untuk memproduksi layar LCD. Sebuah kulkas Apple berikutnya (saya akan membeli lemari es Apple)?

Rumor nomor tiga adalah rumor yang sangat mengejutkan. Sebuah situs Jepang melaporkan bahwa Sony menghentikan pengembangan generasi berikutnya untuk Playstation (PS4). Rumor yang berkembang adalah Sony menempatkan semua prosesor mereka di handheld. Secara pribadi saya pikir ini merupakan laporan yang diambil di luar konteks. Para karyawan Sony hanya menyebutkan bahwa perkembangan prosesor berbasis PowerPC untuk Playstation generasi berikutnya telah disimpan dan bukan proyek itu sendiri (playstation). Apakah Sony ingin menggunakan prosesor ARM berbasis konsol generasi berikutnya, atau munculnya game genggam murah dan evolusi cepat mereka? "benar-benar melukai industri game"kata bos Nintendo baru-baru ini.

Yang terakhir ini sebenarnya tidak lucu. Fedora dan openSUSE menyatakan bahwa mereka bekerjasama dalam pengembangan untuk sementara waktu. Alasannya dilaporkan kurangnya waktu / kecenderungan antara pengembang sukarela untuk memilah-milah bug yang ada.

sumber : OSnews

Sabtu, 26 Februari 2011

Review Xperia Play

 Sony ERicsson XPeria Play memiliki layar 4 inchi FWVGA, tapi anehnya Sony Ericsson mengumumkan bahwa xperia adalah satu-satunya layar FWVGA karena mereka tidak akan menampilkan gambar lebih realistis lagi.sebenarnya pengorbanan yang diperlukan jika ingin mendapatkan semua potensi game yang inginkan dengan jenis layar tersebut tidak terlalu besar dan jelas teknologi layar terbaru sony tidak membuat delay.

Dan berbicara tentang potensi game - Sony Ericsson XPERIA Play tentu perangkat dengan kontrol permainan terbaik yang telah kita lihat. Anda mendapatkan D-pad, touchpad (ditambah, tentu saja, sebuah layar sentuh yang cukup) dan tombol tindakan.

Sebenarnya Grafis atau GPU 205 Adreno yang membantu CPU 1 GHz Scorpion tidak terlalu meyakinkan. Kami merasa bahwa perangkat game harus memiliki GPU jauh lebih unggul sehingga akan dapat menjalankan game lebih rumit. Tapi demo pada Play XPERIA pada acara Sony Ericsson menunjukkan semua sangat dingin dan tidak ada yang punya masalah apapun dengan kinerja, sehingga kami mungkin salah menyimpulkan.

Hal besar lain tentang xperia Play adalah smartphone ini akan memiliki akses ke game-game besar (termasuk game pada PS1). Kami mencoba permainan pada xperia play, dan hasilnya memuaskan.

beberapa fakta menarik tentang sony ericsson xperia play :
* Tidak akan ada PSOne emulator. PSOne akan porting langsung ke platform Android, tetapi mereka akan tersedia hanya melalui Game Store khusus.
* Sony Ericsson akan merevisi game sebelum mereka memasuki Toko Game sehingga mereka mendapatkan sertifikasi PlayStation. Jika mereka tidak akan dipublikasikan di sana, tapi di Pasar Android saja.
* The 60fps dijanjikan dalam game tidak akan konstan tetapi optimal. Banyak judul mendatang harus dijalankan pada atau sekitar itu frame rate, meskipun.
* Play XPERIA tidak memiliki tampilan Realitas atau Exmor sensor R kamera. Mereka dikorbankan untuk meminimalkan ukuran perangkat.
* Play XPERIA akan memulai dengan 50 judul game dalam Surat Game Store, tetapi mereka akan berkembang pesat sampai akhir tahun. Banyak dari mitra Sony bekerja pada permainan baru atau klasik port sekarang.
* XPERIA Play meluncurkan Maret seluruh dunia kecuali Amerika. Verizon akan menawarkannya secara eksklusif di AS mulai bulan April.

Sony Ericsson XPERIA Play mungkin tidak didukung oleh beberapa chipset terbaru dengan prosesor dual-core, tetapi tampaknya Sony Ericsson adalah pada cara menciptakan ekosistem yang sama seperti Apple. Ini akan menjadi kurang dibatasi tentu saja, tapi harus membantu Mainkan mendapatkan ceruk pasar sendiri. Dan dengan mitra bervariasi dari Sony game ini tidak akan begitu sulit dicapai.

Spesifikasi Sony Ericsson Xperia Play :

General
2G Network
GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G Network
HSDPA 900 / 2100

HSDPA 850 / 1900 / 2100 / 800
Announced
2011, February
Status
Coming soon. Exp. release 2011, March
Size
Dimensions
119 x 62 x 16 mm
Weight
175 g
Display
Type
LED-backlit LCD, capacitive touchscreen, 16M colors
Size
480 x 854 pixels, 4.0 inches

- Touch sensitive gaming controls
- PSP like gaming buttons
- Accelerometer sensor for UI auto-rotate
- Proximity sensor for auto turn-off
- Multi-touch input method
- Timescape UI
Sound
Alert types
Vibration, MP3 ringtones
Loudspeaker
Yes, with stereo speakers
3.5mm jack
Yes
Memory
Phonebook
Practically unlimited entries and fields, Photocall
Call records
Practically unlimited
Internal
400 MB, 380 MB RAM user-available
Card slot
microSD, up to 32GB, 8GB included
Data
GPRS
Yes
EDGE
Yes
3G
HSDPA, HSUPA
WLAN
Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA
Bluetooth
Yes, v2.1 with A2DP
Infrared port
No
USB
Yes, microUSB v2.0
Camera
Primary
5 MP, 2592Ñ…1944 pixels, autofocus, LED flash
Features
Geo-tagging, touch focus, image stabilization
Video
Yes, WVGA
Secondary
Yes
Features
OS
Android OS, v2.3 (Gingerbread)
CPU
1GHz Scorpion processor, Adreno 205 GPU, Qualcomm MSM8255 Snapdragon
Messaging
SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
Browser
WAP 2.0/xHTML, HTML
Radio
No
Games
Yes + downloadable, motion & gesture gaming
Colors
Black, White
GPS
Yes, with A-GPS support
Java
Via third party application

- SNS integration
- Active noise cancellation with dedicated mic
- Digital compass
- MP4/H.263/H.264/WMV player
- MP3/eAAC+/WMA/WAV player
- Google Search, Maps, Gmail,
YouTube, Calendar, Google Talk
- Track ID
- Organizer
- Document viewer/editor
- Flash Lite support
- Voice memo/dial/commands
- Predictive text input
Battery

Standard battery, Li-Ion 1500 mAh
Stand-by
Up to 425 h (2G) / Up to 413 h (3G)
Talk time
Up to 8 h 25 min (2G) / Up to 6 h 25 min (3G)
Music play
Up to 31 h

Jumat, 18 Februari 2011

Sony Produksi Tablet

Sony kemungkinan mulai memasarkan Tablet buatannya pada kuartal kedua tahun 2011. Tablet yang mempunyai fungsi multimedia ini kemungkinan akan diproduksi oleh Quantra Computer, menurut sumber-sumber di industri. Tapi Quantra menolak mengomentari tentang kabar ini.

Tablet ini sementara berjalan pada Android 3.0. Game digital, musik dan membaca e-book, adalah fungsi-fungsi yang disematkan dalam tablet tersebut, kata sumber yang juga menyatakan bahwa tablet belum tentu mendukung Playstation.

Sementara itu, Quanta mengatakan bahwa klien mereka itu adalah para pembuat tablet, vendor telekomunikasi, handphone, dan komputer desktop. Tapi pengiriman lebih didominasi oleh perangkat tablet pada tahun 2011 ini

sumber : digitimes

Kamis, 27 Januari 2011

Zamannya Ponsel Dual-Core

Kebanyakan, produsen ponsel merencanakan untuk memperkenalkan smartphone yang ber-prosesor Dual-Core pada tahun 2011 ini. Produsen prosesor seperti Nvidia, Samsung Electronics, Texas Instruments (TI) dan Broadcom telah mengeluarkan prosesor Dual-Core untuk smartphone, menurut sumber di Industri.

Ketika LG Electronics (LGE) dan Motorola telah memberikan bocoran tentang smartphone Dual-Core mereka di CES, HTC, Samsung, dan Nokia diharapkan juga memperlihatkan model sejenis pada ajang Mobile World Conference (MWC), perkiraan sumber. Kemungkinan juga Apple, RIM dan Sony Ericsson akan segera memperkenalkan smartphone Dual-Core, tambah sumber.

Prosesor Dual-Core ini digunakan untuk kemampuan yang lebih mumpuni untuk memanajemen fungsi multimedia yang berbasis game 3D dan video HD yang disematkan dalam handset

Nvidia Dual-Core telah diadopsi LG, Motorola dan Dell. Sementara itu prosesor samsung telah digunakan oleh Apple.

Penjualan prosesor Dual-Core smartphone akan membukukan 15% dari total pengiriman global di tahun 2011 ini, dan rasio ini akan terus naik menjadi 45% pada tahun 2015.

Rabu, 19 Januari 2011

Xperia arc Berteknologi Sony Bravia

Mengawali tahun 2011, Sony Ericsson menambah koleksi di jajaran seri Xperia dengan meluncurkan Xperia Arc, smartphone Xperia tertipis dibandingkan 9 tipe Xperia lainnya. Sepintas Xperia Arc menyerupai desain Xperia X10. Namun, sebetulnya cukup banyak perbedaan antara keduanya. Perbedaan yang paling terlihat adalah dimensi. Xperia Arc memiliki desain yang lebih ringkas dan ringan, hanya setebal 0,8 cm dan berat 117 gram, dibandingkan X10 dengan ketebalan 1,3 cm dan berat 135 gram.

Dengan platform Android versi 2.3 (Gingerbread), tentu saja pengalaman yang ditawarkan Xperia Arc juga jauh lebih baik. Visualnya juga lebih tajam dan detail dengan dukungan layar LED-backlit LCD capacitive 16 juta warna, dibandingkan layar X10 cukup layar sentuh TFT capacitive 65 ribu warna. Untuk soal resolusi, keduanya seimbang, yakni 480 x 854 piksel.

"Xperia arc memang menggabungkan teknologi paling mutakhir dari Sony dengan desain yang lebih menghibur dan memukau konsumen. Semua menggunakan keluaran terbaru Android," ujar Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia, melalui keterangannya, Jumat 14 Januari 2011.

Diciptakan dari bahan premium dan dengan lengkungan bodi yang aerodinamis, smartphone anyar ini dirancang lebih ramping dan tangguh. Reality Display dengan Mobile BRAVIA® Engine mengantarkan visual yang lebih jernih dari seri-seri sebelumnya.

Selanjutnya, kamera 8.1 megapixel lengkap dengan sensor ponsel Exmor R™ berikut lensa f/2.4 dari Sony diklaim mampu menangkap gambar dan video HD berkualitas tinggi dalam pencahayaan rendah. Semua gambar dan video dapat ditampilkan secara HD di TV Anda via built in HDMI-connector.

Sony Ericrron Xperia Arc mulai tersedia di pasar Indonesia pada Januari 2011 dengan pilihan warna Midnight Blue dan Misty Silver.

Berikut fitur dan spesifikasi Sony Ericsson Xperia Arc:
Dimensi dan berat 12,5 x 6,3 x 0,8 cm
117 gram
Layar LED-backlit LCD, capacitive touchscreen, 16 juta warna
Ukuran layar 4,2 inci, 480 x 854 piksel
- Scratch-resistant surface
- Accelerometer sensor for auto-rotate
- Multi-touch input method
- Sony Mobile BRAVIA Engine
- Proximity sensor for auto turn-off
- Timescape UI
Memori 512MB (RAM)
microSD up to 32GB
Konektivitas HSDPA 7,2 Mbps; HSUPA 5,76 Mbps
Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA
Bluetooth v2.1 A2DP
microUSB v2.0
Kamera 8 MP, 3264 x 2248 piksel, autofocus, flash LED
Video Ada, 720p @ 30fps
OS Android OS 2.3 (Gingerbread)
CPU Qualcomm MSM8255 Snapdragon 1GHz processor; Adreno 205 GPU
Radio Stereo FM dengan RDS
Browser HTML
GPS Ada, A-GPS support
Fitur Java (melalui aplikasi pihak ketiga)
- Digital compass
- HDMI port
- Active noise cancellation with dedicated mic
- MP4/H.263/H.264/WMV player
- MP3/eAAC+/WMA/WAV player
- TrackID music recognition
- NeoReader barcode scanner
- Google Search, Maps, Gmail,
YouTube, Calendar, Google Talk
- Facebook and Twitter integration
- Document viewer
- Adobe Flash 10.1
- Voice memo/dial/commands
- Predictive text input
Baterai Li-ion 1500 mAh
Hingga 400 jam (standby)
Hingga 7 jam (waktu bicara)