Sabtu, 19 Maret 2011

Nokia X1-00, Si Oranye yang Menghentak!

Oranye dan menghentak. Apakah itu? Dialah Nokia X1-00, ponsel Nokia yang mengusung fitur musik yang menghibur. Tapi kenapa harus orange, bukankah orange itu identik dengan ponsel walkman sony ericsson, apakah ingin menyaingi sony ericsson? kita tunggu saja beritanya.

Nokia X1-00 dilengkapi speaker super besar di bagian belakangnya. Speaker jumbo inilah yang ditengarai mampu menghasilkan suara nyaring sebesar 106 phon yang konon sanggup menggetarkan kaca-kaca jendela.

Namun, Nokia tentu saja telah mempertimbangkan agar suara yang dihasilkan terbebas dari distorsi meski digeber pada volume tinggi.

Untuk memuaskan penggunanya, disediakan audio jack 3.5mm sehingga dapat dihubungkan ke speaker atau headphone juga radio FM terpadu untuk mengakses berita dan hiburan. Fitur musik pada ponsel ini memiliki tiga tombol khusus dan satu tombol tunggal untuk menciptakan kreasi musik sendiri.

Ponsel musik berdimensi 112.2 x 47.3 x 16mm dengan bobot 91g itu juga didukung dengan kartu memori MicroSD untuk penyimpanan ekstra hingga 16GB.

Nokia X1-00 berjalan pada sistem operasi Symbian seri 30, dengan senbuah palikasi pemutar musik berkekuatan tinggi, dan fitur standar, semacam kalender, jam, kalkulator serta games pre-laoded, jelaslah ponsel musik ini tak akan bisa menjadi pesaing Smartphone.

Kabarnya, Nokia X1-00 akan dilepas dengan harga super murah yaitu berkisar 35 Euro atau sekitar 420 ribu Rupiah saja.

sumber : suaramerdeka.com

Motorola Milestone dengan Android 2.2 Froyo

Kabar gembira bagi semua pengguna Motorola Milestone. Perusahaan Motorola Mobility baru saja mengumumkan meng-upgrade smartphone Motorola Milestone di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Sebelumnya, Motorola Milestone yang dirilis tahun 2009 lalu masih menerapkan sistem operasi Android 2.0, dan pada tahun 2010 diupgrade ke versi Android 2.1 Eclair.

Kini, tepat di tahun 2011, Motorola memiliki versi terbarunya dengan platform Android 2.2 Froyo yang memudahkan Anda mendownload aplikasi dengan cara menghubungkan Motorola Milestone ke PC Anda.

Platform Android 2.2 Froyo bukanlah versi terbaru untuk sebuah sistem operasi saat ini, begitu juga dengan Motorola Milestone. Namun, Android 2.2 Froyo yang disematkan di Motorola Milestone memiliki kelebihannya yang tidak ditemukan di versi sebelumnya.

Diantaranya mendukung aplikasi Flash Player 10.1, serta fungsi Mobile Hotspot dan Web Browser yang lebih efisien. Namun, ada juga kelemahan dari sistem operasi terbaru ini.

Salah satunya adalah saat mengupdate file mungkin saja akan hilang bersama DRM-Protected, sedangkan beberapa aplikasi yang sudah di download mungkin tidak kompatibel dengan Android 2.2 Froyo.

sumber : suaramerdeka.com

Jumat, 18 Maret 2011

RI Tawarkan Jepang Relokasi Industri Komponen

Menteri Perindustrian MS Hidayat menawarkan Indonesia sebagai tempat relokasi industri komponen Jepang. Namun, tawaran itu akan dibicarakan dua bulan lagi, karena saat ini masih dalam suasana musibah.

"Tetapi, nanti dalam satu dua bulan lagi, saya ingin menawarkan mereka untuk relokasi," ujar MS Hidayat usai penyerahan Surat Pemberitahuan (SPT) di Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat, 18 Maret 2011.

Hidayat mengungkapkan, dalam jangka waktu lima tahun, Jepang akan memprioritaskan pemulihan pemukiman, infrastruktur dasar, pelabuhan, sehingga kemungkinan berdampak pada ekspor dan impor untuk beberapa komoditas yang volumenya menurun.

Namun, menurut dia, untuk keperluan infrastruktur, karena Jepang ingin melakukan pembenahan secara besar-besaran guna rehabilitasi, kebutuhan akan meningkat.

"Mereka juga akan membutuhkan baja dan alumunium," kata MS Hidayat.

Sebelumnya diberitakan, bencana Jepang akan mempengaruhi ekspor Indonesia karena tahun lalu Jepang merupakan negara tujuan ekspor nomor satu.

Namun, pengaruh ekspor itu hanya sementara karena kebanyakan barang yang di ekspor ke Jepang berupa bahan tambang seperti LNG, gas, yang mempunyai kontrak panjang. Pemulihan Jepang juga akan membutuhkan lebih banyak lagi bahan tambang, seperti logam

Intel Akuisisi Perusahaan Mesir SySDSoft

Untuk mengejar kepemimpinan teknologi, banyak perusahaan teknologi menerapkan strategi akuisisi. Tidak harus mengambil alih perusahaan lain yang sudah mapan, membeli perusahaan start up yang punya inovasi menjanjikan malah sering menjadi pilihan. Akuisisi pun tidak mamandang demografi.

Misalnya yang dilakukan Intel, perusahaan prosesor terkemuka di dunia, yang baru saja mengambil alih perusahaan SySDSoft dari Mesir. Perusahaan tersebut dinilai punya teknologi yang dibutuhkan Intel untuk mengejar teknologi 4G LTE.

Alasan akusisi ini karena kecanggihan dari 100 insinyur electronika dan computer software yang sangat canggih dan berprestasi. SySDSoft telah membuktikan kemampuannya mengembangkan produk-produk untuk pasar 4G LTE. SysSDSoft yang berbasis di Kairo, Mesir mengkhususkan diri dalam mengembangkan wireless system WiFi, USB dan Bluetooth.

SysSDSoft selanjutnya akan bernaung di Divisi Mobile Teknologi Intel Corp untuk mengembangkan system komunikasi multi data memakai 4G LTE, termasuk desain, dan pengembangan perangkat lunaknya secara efisien dan menguntungkan.

"Akuisisi teknik dan bakat, serta desain dari sebuah perusahaan yang berbasis di Mesir dalam bidang cutting-edge wireless dan teknologi komunikasi adalah yang pertama dari jenisnya untuk Intel di Timur Tengah," kata Arvind Sodhani, Presiden dari Intel Capital dan wakil presiden eksekutif Intel, Senin (14/3/2011).

Dia menambahkan, akuisisi ini menunjukkan strategis jangka panjang, komitmen Intel untuk di kawasan Timur Tengah dan menghargai apresiasi para ahli muda, dan berbakat di Mesir khususnya. Semoga suatu waktu Intel mau juga menjaring sebanyak-banyak insinyur dan ahli komputer dari Indonesia.

sumber : kompas

Bahaya Nuklir Jepang Naik ke Level 5

Pemerintah Jepang menaikkan level bahaya radiasi Nuklir ke level lima akibat rusaknya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Fukushima. Level yang sama pernah terjadi dalam kecelakaan Three Mile Island pada 1979.

Seperti yang diberitakan NHK, Badan Keselamatan Industri Nuklir Jepang telah mengevaluasi tingkat parahnya bencana dan menaikkan satu tingkat skala radiasi ke level 5 menurut International Nuclear and Radiological Event Scale (INES).

Badan Keselamatan Industri Nuklir mengatakan bahwa alasan menaikkan level ini karena lebih dari 3 persen dari bahan bakar nuklir telah rusak dan bahan radioaktif bocor dari pabrik.

Level 5 merupakan yang tertinggi ketiga dari level 8 skala maksimal dalam INES dan yang terburuk untuk kecelakaan nuklir yang pernah terjadi di Jepang selama ini.

Menurut website KBRI Tokyo, para ahli nuklir menggambarkan skala 5 terjadi akibat lelehnya bahan bakar di teras reaktor. Sebelumnya kecelakaan reaktor di Fukushima Unit 1 sampai 4 termasuk dalam skala 4 dalam INES, atau lingkup kecelakaan masih berada di sekitar PLTN Fukushima. Kecelakaan terparah pada kejadian Chernobyl yang masuk dalam skala 7.

sumber : vivanews