
Masih ingat dengan slogan di atas? Yup, slogan di atas digunakan oleh sebuah partai di Indonesia untuk kampanye mereka. Entah karena pengaruh iklan tersebut di televisi atau karena faktor lain, partai yang membuat iklan tersebut menang pemilu. Sekarang, tiga tahun setelah pemilu tahun 2009, partai yang mengiklankan kampanye anti korupsi, kader-kadernya terjerat perkara korupsi. Sungguh ironis. Kalau benar-benar memang kader-kader partai tersebut melakukan tindak pidana korupsi, itu sama saja seperti ungkapan
'Maling Berteriak Maling', atau
'Koruptor berteriak Koruptor'.