Selasa, 08 Mei 2012

Tips Mencegah Terjadi Penipuan

Di media masa sering ada pemberitaan tentang terjadinya penipuan, atau malah Anda, keluarga, atau tetangga pernah tertipu. Pertanyaannya, mengapa bisa sampai tertipu? Tidak ada yang menjawab, semua mengangkat bahu. Memang, tertipu itu seperti sebuah mimpi. Tidak terduga, diluar kendali, dan tidak terpikirkan sebelumnya. Kita baru tahu telah tertipu setelah semuanya berlalu. Harta benda sudah melayang.

Pelatihan Blog di FKM UNDIP

Minggu kemarin, tanggal 6 mei, anak-anak loenpia manggung lagi. Kali ini dapat undangan dari FKM Undip Semarang. Sempat tersesat di 'hutan belantara' kampus undip tembalang ketika mau ke tempat acaranya. Sempat tanya kesana kemari dan sedikit percaya diri, akhirnya sampai juga di tempat acara. Gedung DIII Perikanan. Makanya, dicari di kampus FKM ya tidak ketemu.

Sabtu, 05 Mei 2012

Negara Ini Mengajari Rakyatnya Berbohong

Negara manakah? Negara yang kita tempati ini. Saya akan memberikan contoh nyata. Ada dua yang saya ketahui.

Pertama. Kalau bidang pekerjaan Anda perpajakan, tentu sudah tahu, kalau laporan SPT (Surat Pemberitahuan) Badan Tahunan, perusahaan mau tidak mau laporannya harus dibuat laba.

Seperti Membeli Kucing Dalam Karung

Membeli gadget dengan merek yang tidak dikenal itu seperti perumpamaan judul di atas. Karena kualitas, layanan service dan purna jual masih dalam tanda tanya. Bagus tidak kualitasnya.

Tetapi urusan kantong kadang memaksa kita untuk berpikir ulang jika mau membeli gadget bermerek, mahalnya itu. Lha kalau ponsel merek tidak terkenal, murah, tetapi dengan fitur gadget seperti gadget merek terkenal. Ada alasan lain membeli gadget merek tidak terkenal selain murah, yaitu kebutuhan. "wong cuma untuk telepon dan sms kok mahal2 ?!" Alasan terakhir ini bisa jadi sindiran untuk orang-orang yang mempunyai gadget merek terkenal dan harga mahal tetapi tidak bisa memaksimalkan fitur-fitur yang ada dalam gadget. Jadi, gadgetnya hanya untuk telepon dan sms saja. Jadi apa bedanya dengan gadget murah dan merek tidak terkenal.

Jumat, 04 Mei 2012

Pikiran Buruk Boleh, Tapi jangan Terus-terusan

Ketika mengalami kejadian, kita kadang mempunyai persepsi buruk. "Ini pasti karena ini...", "gara-gara itu"... Menurut saya, itu wajar, karena manusia bukan makhluk yang sempurna atau mempunyai sifat seperti malaikat. Seperti yang baru saja saya alami. Dua kali motor mogok di tempat yang sama, tepatnya di jembatan kaligarang. Sama-sama pas waktu pulang kerja. Ketika motor mogok di tempat yang sama, pikiran saya langsung berkata 'lho, kok macet di sini lagi'.